Rabu, 30 Mei 2012

Artikel Kimia

Artikel Kimia


Metode Percobaan Praktikum Anodasi Aluminium

Posted: 29 May 2012 07:21 PM PDT

Bahan Praktikum Anodasi Aluminium

Adapun bahan yg digunakan pd percobaan kali ini yaitu lempeng logam alumunium, asam sulfat 3 M, Besi (III) Klorida, ammonium oksalat, aquadest, detergent, tissue, & korek api.

Alat Praktikum Anodasi Aluminium

Alat-alat yg digunakan yaitu gelas kimia 50 mL, gelas kimia 200 mL, gelas ukur, penjepit buaya, gunting, kawat, kasa, kaki tiga, pinset, & neraca analitik.

Prosedur Percobaan Praktikum Anodasi Aluminium

Digunting lempeng aluminium & dilekukkan menyerupai silinder sesuai ukuran gelas kimia 50 mL. Dijepit dgn penjepit buaya & dihubungkan dgn kawat.

Diambil kepingan aluminium lain ukuran 1,5 X 3 cm dibersihkan, dicuci dengan air panas & detergent agar lapisan lemak yang kemungkinan melekat dipermukaan logam dpt dihilangkan, kemudian dibilas dgn aquades sampai bersih dari detergent, sebaiknya digunakan pinset utk memegang keping. Keping diletakkan persis di tengah silinder aluminium di dlm gelas kimia, dihubungkan dgn kawat lain dgn penjepit buaya, sedemikian rupa agar tak bersentuhan dgn silinder aluminium.

Dituangkan larutan asam sulfat 3 M ke dalam gelas kimia sampai sebagian besar keping tercelup. Di usahakan permukaan larutan asam tak menyentuh penjepit buaya. Kemudian kedua kawat dihubungkan dengan tegangan 12 v.

Larutan pewarna disiapkan dgn melarutkan 0,5 gram besi (III) Klorida & 1 gram ammonium oksalat dlm 200 mL aquadest. Dipanaskan larutan hingga mendidih & keping aluminium hasil anodasi dicelupkan ke dlm larutan selama 5 menit, 10 menit, dan 15 menit. Setelah itu dimasukkan lagi ke dalam air panas. Diamati perubahan yang terjadi.

  • makalah alkaloid tropan
  • apa yang dimaksud dengan lumpur aktif
  • penerapan integral : usaha
  • laporan titrasi lingkungan
  • laporan perlindungan tanaman
  • jurnal tentang pembuatan garam rangkap dan garam kompleks
  • faktor adsorpsi pemutihan gula
  • aplikasi gravimetri
  • apd (alat pelindung diri)
  • prosedur kerja senyawa sistesis

Metode Praktikum Identifikasi Formalin

Posted: 29 May 2012 07:21 AM PDT

Identifikasi Fomalin (Menurut Farmakope Edisi III)

Encerkan 1 ml dengan air secukupnya hingga 1000,0 ml.Pada 10 ml tambahkan 2 ml larutan segar fennilhidrazina hidroklorida P 1 % b/v, 1 ml larutan kalium heksasianoferat (III) P dan 5ml asam klorida P,Terjadi warna merah terang .Kemudian Uapkan diatas penanggas air ;tertinggal sisa amorf putih.

Metode untuk praktikum :

Pada praktik dilakukan dua kali proses pembuatan larutan, yaitu proses pembuatan larutan standar dan larutan uji. Sebelum memulai, terlebih dahuli dibuat larutan standar sebagai standar atau acuan perhitungan formalin pada sampel.

Pertama-tama formalin atau formaldehida 37 % diambil sebanyak 0,0270 ml, kemudian ditambahkan dengan aquades sebanyak 500 ml atau 20 ppm, untuk selanjutnya dibuat delapan konsentrasi yaitu (0;0,05;0;0,1;0,5;0,75;1;1,5;2) ppm. Kemudian ditambahkan asam kromatofat sebanyak 5 ml pada tiap konsenrasi di dalam tabung reaksi. Setelah itu dipanaskan selama 30 menit, dan setelah itu terbentuklah larutan standar.

Proses pembuatan larutan uji dimulai dengan sampel sebanyak 20 gram dihomogenkan dengan aquades, kemudian dipanaskan dan setelah mendidih disaring dengan kertas saring, diambil filtrat sebanyak 2 ml dan dimasukkan ke dalam tabung reaksi. Ditambahkan juga asam kromatofat sebanyak 5 ml setelah itu dipanaskan selama 20 menit dan diukur absorbansinya dengan spektrofotometer.

Nilai absorbansi yang telah diperoleh nantinya akan dihubungkan dengan metode regresi linear, terhadap nilai pada larutan standar pada tiap kosentrasi untuk mendapatkan nilai konsentrasi (ppm) pada sampel. Untuk lebih jelasnya mengenai metode kerja pembuatan larutan standar dan larutan uji dapat dilihat pada diagram alir berikut.

Formaldehida dengan HPLC

EPA telah menerbitkan metode menggunakan dinitrofenilhidrazin (DNPH) derivatization diikuti dengan kromatografi cair (LC). Baik metode GC dan LC dapat diterapkan ke aldehida lain, sedangkan metode-LC DNPH juga berlaku untuk keton juga. Metode EPA telah diterbitkan untuk air dan limbah ( Formaldehida, EPA 8315A ) dan udara (EPA KE-5 dan TO-11). California Air Resources Board 430 Metode dan EPA-5 menggunakan impingers ATAS untuk sampling udara, sedangkan KE-11 menggunakan gel silika dilapisi tube dengan DNPH.

Kimia Dahsyat

  • contoh makalah karya ilmiah mata pelajaran kimia
  • pengertian eluen
  • struktur glikosida
  • definisi aras kuantum
  • beda kualitas bensin berdasarkan
  • contoh soal kimia hubungan kuantitatif struktur dan aktivitas
  • soal jawaban subyek 103 a3ik
  • dampak penggunaan hidrokarbon
  • definisi protopektin
  • molasses adalah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar