Kamis, 29 September 2011

Artikel Kimia

Artikel Kimia


Apa Definisi Asam Asetat ?

Posted: 29 Sep 2011 11:01 AM PDT

Asam asetat merupakan salah satu asam karboksilat paling sederhana setelah asam formiat.

Larutan asam asetat dalam air merupakan sebuah asam lemah, artinya hanya terdisosiasi sebagian menjadi ion H+ dan CH3COO-. Asam asetat merupakan pereaksi kimia dan bahan baku industri yang penting. Asam asetat digunakan dalam produksi polimer seperti polietilena tereftalat, selulosa asetat, dan polivinil asetat, maupun berbagai macam serat dan kain.

Asam Asetat Pelarut Polar

Asam asetat cair adalah pelarut protik hidrofilik (polar), mirip seperti air dan etanol. Asam asetat memiliki konstanta dielektrik yang sedang yaitu 6,2 sehingga ia bias melarutkan baik senyawa polar seperti garam anorganik dan gula maupuan senyawa non polar seperti minyak dan unsure-unsur seperti sulfur dan iodine. Asam asetat bercampur dengan mudah dengan pelarut polar atau non polar Lainnya seperti air, kloroform dan heksana. Sifat kelarutan dan kemudahan bercampur dari asam asetat ini membuatnya digunakan secara luas dalam industri kimia.

Reaksi Asam Asetat

Asam asetat mengalami reaksi-reaksi asam karboksilat, misalnya menghasilkan garam asetat bila bereaksi dengan alkali, menghasilkan logam etanoat bila bereaksi dengan logam, dan menghasilkan logam etanoat, air, dan karbondioksida bila bereaksi dengan garam karbonat atau bikarbonat. Reaksi organic yang paling terkenal dari asam asetat adalah pembentukan etanol melalui reduksi, pembentukan turunan asam karboksilat seperti asetil klorida atau anhidrida setat melalui substitusi nukleofilik.

Asam secara umum merupakan senyawa kimia yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan dengan pH yang lebih kecil dari 7. Dalam definisi modern, asam adalah suatu zat yang dapat memberi proton (ion H+) kepada zat lain (yang disebut basa), atau dapat menerima pasangan electron bebas dari basa. Suatu asam bereaksi dengan suatu basa dalam reaksi penetralan untuk membentuk garam.

Natrium klorida, juga dikenal dengan garam dapur, atau halit, adalah senyawa kimia dengan rumus kimia NaCl. Senyawa ini adalah garam yang paling mempengaruhi salinitas laut dan cairan ekstraseluler pada banyak organisme multi seluler.

Timbal asetat merupakan logam berat yang banyak digunakan sebagai pelapis dan pelarut  dalam dunia industri, peralatan rumah tangga, pestisida dan anak-anak. Timbal dapat larut dalam asam nitrat dan sedikit bereaksi dengan asam sulfat dan asam hidroklorik pada suhu kamar. Selain itu timbale bereaksilambat dengan air yang membentuk timbale hidroksida.

Sintesis Garam Rangkap Amonium Heksakloroplumbat (NH4)2PbCl6

Posted: 29 Sep 2011 08:47 AM PDT

Latar Belakang Sintesis  Amonium Heksakloroplumbat

Garam adalah hasil reaksi antara asam & basa. Proses semacam ini disebut reaksi netralisasi. Dalam hal ini bahwa jika sejumlah asam & basa murni yang ekivalen dicampur, & larutannya diuapkan, suatu kristalin tertinggal, yg tak mempunyai ciri-ciri khas suatu asam ataupun basa, maka zat-zat inilah yg disebut garam.

Garam merupakan senyawa yang sudah sangat dikenal dalam kehidupan sehari-sehari. Seperti misalnya garam dapur (NaCL). Sebagai komponen utama pada garam dapur, natrium klorida digunakan sebagai bumbu dan pengawet makanan.

Selain garam yg umum dikonsumsi dlm kehidupan sehari-hari, ada pula garam yang tidak lazim dalam kehidupan sehari-hari, seperti misalnya garam ammonium heksakloroplumbat. Garam ini dibuat dgn menggunakan campuran garam PbCl2 dan ammonium klorida.

Timbal klorida banyak digunakan dlm industri-industri logam berat sebagai pelapis pada peralatan rumah tangga. Sedangkan ammonium klorida biasanya digunakan sbg pelarut senyawa-senyawa non polar.

Sintesis garam memang bukan perkara mudah, karena itu untuk mengetahui lebih jelas tentang pembuatan garam rangkap ammonium heksakloroplumbat, maka dilakukanlah percobaan ini .

Maksud Sintesis  Amonium Heksakloroplumbat

Maksud dari percobaan ini adalah untuk mengetahui & memahami proses pembuatan garam rangkap (NH4)2PbCl6.

Tujuan Percobaan Sintesis  Amonium Heksakloroplumbat

Tujuan dari percobaan ini adalah:
1. membuat garam rangkap (NH4)2PbCl6
2. Menghitung rendamen dari garam rangkap yang dihasilkan.

Prinsip Percobaan Sintesis  Amonium Heksakloroplumbat

Prinsip dari percobaan ini adalah mencampurkan antara Pb asetat dengan asam asetat pekat, dan ditambahkan NaCl untuk membuat garam PbCl2 yang kemudian akan digunakan untuk membuat garam rangkap (NH4)2PbCl6 dengan mencampurkan antara PbCl2 dengan HCl pekat lalu ditambahkan dengan ammonium klorida sehingga akan terbentuk endapan yang kemudian disaring dan dikeringkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar